APA ITU ISLAM?????
Islam merupakan agama yang diridho’i Allah swt yang
disampaikan melalui Nabi Muhammad saw untuk menyempurnakan ajaran-ajaran para nabi
yang sudah ada sebelumnya. Islam biasa digambarkan sebagai jalan, maksudnya Islam mempunyai batasan-batasan minimal dalam ajaranya. Misal shalat minimal 5 waktu dalam sehari, berpuasa minimal 1 bulan dalam 1 tahun.
Pada dasarnya islam merupakan agama yang mudah dan luas. Sebagai
contoh sederhana, orang yang tidak mampu shalat dengan berdiri maka ia diperbolehkan
melakukan shalat dengan cara duduk dan jika ia tidak mampu duduk, shalat pun
bisa dilakukan dengan berbaring, serta seorang musyafir boleh tidak berpuasa
ramadhan namun dapat menggantinya dihari yang lain. Agama yang luas, berarti
agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw ditujukan untuk semua umat
manusia dan memecahkan permasalahan yang terdahulu, sekarang, dan yang akan
datang.
a.
Apakah Islam itu Liberalis atau Komunis?
Berbicara tentang liberal dan komunis, itu berarti kita
membicarakan tentang faham. Faham faham ini biasanya dianut oleh orang orang
yang non-muslim dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan Sedangkan Islam dalam
Al-Qur’an merupakan pedomkepercayaan yang mengatur segala kehidupan manusia
dari hal yang terkecil sampai yang terbesar, dari sebelum manusia lahir sampai
mati dan dibangkitkan lagi. Dalam Islam mengajarkan ilmu ketauhidan yang mengesakan
Allah swt dan hanya Allah yang wajib disembah. Di era sekarang banyak hal hal yang dijadikan berhala dlam hati orang, namun mereka tidak menyadarinya, misal pemimpin mereka, keluarga, golongan,dll
Setiap umat baik dulu maupun sekarang pasti memiliki pemimpin. tugas pemimpin seperti halnya dijelaskan dalam surah Al-Balad ayat 13-16, yaang berarti :
"Melepaskan perbudakan, memberi makan pada hari kelaparan kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat. Atau orang miskin yang sangat fakir."
Dalam ayat ini dapat disimpulkan bahwa tugas pemimpin adalah mensejahterakan rakyatnya. Lalu bagaimana dengan fakta saat ini??
Di zaman sekarang ini banyak pemimpin yang hanya memikirkan kepentingn mereka masing-masing. Mereka berlomba-lomba memperkaya diri seolah negara ini negra liberal, yang kaya semakin kaya yang miskin semakin miskin.
Apakah Islam mengajarkan seperti itu? ataukah negara komunis, dimana mereka yang kuat berkuasa mutlak dan kebal akan hukum. Apakah begini memimpin dalam Islam? Mereka (pemimpin) yang seperti itu sebenarnya telah salah arah mereka memberhalakan harta dan tahta.
Padahal telah dijelaskan dalam surah Ibrahim ayat 35 yang artinya :
"Dan (ingatlah), ketika ibumu berdoa, "Ya Tuhan", jadikanlah negeri ini (Mekkah),negeri yang aman dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala"
Adapun surah Al-Quraisy ayat 3 yang berarti :
"Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka'bah)"
Maksudnya kita dilarang untuk menyembah berhala ataupun memberhalakan sesuatu dalam hidup kita. Allah memerintahkan kita supaya kita sujud hanya kepada-Nya.
Jangan terpku memburu kenikmatan dunia sehingga lupa akan akhirat. Begitu pula sebaliknya, kita hidup harus seimbang baik dunia maupun akhirat. Adapun dijelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 143 dimana umat Islam adalah umat pertengahan yang berarti umat yang adil, yang tidak berat sebelah baik di dunia ataupun ke akhirat, tetapi seimbang antara keduanya.
Kesimpulanya, Islam itu bukanlah liberal dan bukan komunis. Islam itu adalah hanif dan selalu condong pada perdamaian, kemaslahatan, santun, keridlaan sang pencipta semesta alam.
Apakah Islam mengajarkan seperti itu? ataukah negara komunis, dimana mereka yang kuat berkuasa mutlak dan kebal akan hukum. Apakah begini memimpin dalam Islam? Mereka (pemimpin) yang seperti itu sebenarnya telah salah arah mereka memberhalakan harta dan tahta.
Padahal telah dijelaskan dalam surah Ibrahim ayat 35 yang artinya :
"Dan (ingatlah), ketika ibumu berdoa, "Ya Tuhan", jadikanlah negeri ini (Mekkah),negeri yang aman dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala"
Adapun surah Al-Quraisy ayat 3 yang berarti :
"Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka'bah)"
Maksudnya kita dilarang untuk menyembah berhala ataupun memberhalakan sesuatu dalam hidup kita. Allah memerintahkan kita supaya kita sujud hanya kepada-Nya.
Jangan terpku memburu kenikmatan dunia sehingga lupa akan akhirat. Begitu pula sebaliknya, kita hidup harus seimbang baik dunia maupun akhirat. Adapun dijelaskan dalam surah Al-Baqarah ayat 143 dimana umat Islam adalah umat pertengahan yang berarti umat yang adil, yang tidak berat sebelah baik di dunia ataupun ke akhirat, tetapi seimbang antara keduanya.
Kesimpulanya, Islam itu bukanlah liberal dan bukan komunis. Islam itu adalah hanif dan selalu condong pada perdamaian, kemaslahatan, santun, keridlaan sang pencipta semesta alam.